Warga Sempat Pertanyakan Pemasangan Patok Pembangunan (KDMP)Koperasi Desa Merah Putih ,Akirnya Sepakat Berlanjut

Kediri, Liputan11.com – Proses pemasangan patok lahan untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri sempat memicu pertanyaan dari warga setempat. Sejumlah masyarakat menilai proses penandaan lahan belum sepenuhnya tersosialisasi secara menyeluruh kepada warga sekitar.
Situasi tersebut sempat memunculkan perdebatan di lokasi saat tim melakukan pemasangan patok. Warga meminta penjelasan lebih rinci terkait titik lokasi pembangunan serta rencana pemanfaatan lahan yang akan dijadikan pusat kegiatan koperasi desa.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah desa bersama unsur Muspika, masyarakat, serta tim pembangunan segera melakukan komunikasi terbuka di lapangan. Dialog dilakukan guna menjernihkan informasi dan menghindari kesalahpahaman yang berkembang di tengah warga.

Proses mediasi turut difasilitasi oleh Imam Muhaimin, SE, pengurus DPC Partai Gerindra Kabupaten Kediri, yang mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan musyawarah demi kepentingan bersama.
Melalui pertemuan terbuka tersebut, warga akhirnya mendapatkan penjelasan terkait rencana pembangunan dan manfaat keberadaan Koperasi Desa Merah Putih bagi perekonomian desa.
Imam Muhaimin menegaskan bahwa komunikasi yang terbuka menjadi kunci agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan baik tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
“Pada dasarnya semua pihak memiliki tujuan yang sama, yaitu memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan dialog yang terbuka, akhirnya ditemukan titik temu sehingga pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini bisa dilanjutkan dengan baik,” ujarnya.
Dengan tercapainya kesepahaman antara warga dan pihak terkait, proses pemasangan patok kini dapat kembali dilanjutkan. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus membuka peluang pemberdayaan masyarakat di Desa Sugihwaras. (Doeri/Ali)


