Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Di Tengah Ancaman Kredit Macet BPR Nasional, Bank Jombang Raih Dua Penghargaan Digital Bergengsi
  • Regu “Black Horse” MTsN 2 Tulungagung Wakili Kwarcab di Lomba Tingkat IV Jawa Timur 2026
  • Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung
  • Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi
  • Legalitas Pabrik Sepatu PT XINCHAI Dipertanyakan, Komisi B DPRD Jombang Siapkan Sidak
  • Lima Penyedia Ikut Mini Kompetisi, DKPP Jombang Akhirnya Tetapkan Putra Fazza Berkah dengan Harga Gabah Rp9.400/Kg
  • Rekrutmen PT XINCHAI Kabuh Disorot, MoU Belum Dilaporkan ke Disnaker, Izin Pabrik Masih Berproses
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Berangkatkan 152 Atlet Tulungagung ke POPDA XV dan PEPARPEDA III Jatim 2026
Jumat, 6 November 2026 - 13:02 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Peristiwa

Pimpin Sterilisasi TKP Ledakan, Kapolres Situbondo Larang Warga Mendekat Radius 10 Meter

redaksiKamis, 19 Februari 2026 - 12:11 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260219 WA0036
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11SITUBONDO – Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, S.H., S.I.K., M.Sc., memimpin langsung proses sterilisasi di lokasi ledakan yang merobohkan sebuah bangunan di Kampung Mimbo, Desa Sumberanyar, Kecamatan Banyuputih, Rabu siang (18/2/2026). Area di sekitar pusat ledakan kini diberi garis Polisi guna mengantisipasi potensi bahaya susulan yang bisa mengancam keselamatan warga.

Langkah pengamanan ketat ini diambil menyusul adanya dugaan aktivitas perakitan bahan peledak di lokasi tersebut. Untuk memastikan keamanan total, garis polisi dipasang melingkar dalam radius 10 meter dari titik pusat ledakan, dan warga dilarang keras melintasi area tersebut.

“Prioritas utama kami saat ini adalah memastikan TKP steril dan aman sepenuhnya. Sterilisasi area adalah harga mati karena kita tidak mau mengambil risiko jika ada pemicu ledakan susulan yang mungkin masih tertimbun di bawah reruntuhan puing-puing bangunan,” tegas AKBP Bayu.

Baca Juga:  Satu Pengendara Meninggal, Tabrakan yang Libatkan 3 Kendaraan di Jalan Besuki - Bandung

IMG 20260219 WA0007

Sambil menunggu tim ahli, personel Polres Situbondo bersama Tim Inafis mulai melakukan penyisiran di area luar untuk mengamankan barang bukti. Hasil identifikasi awal cukup mengejutkan; petugas menemukan puluhan butir petasan berukuran jumbo dalam kondisi sudah jadi. Temuan ini menjadi bukti kuat adanya aktivitas produksi bahan peledak ilegal di tengah permukiman penduduk.

Guna penanganan yang lebih mendalam, Polres Situbondo telah berkoordinasi dengan Tim Gegana Satbrimob Polda Jatim. Kehadiran ahli penjinak bom tersebut sangat dibutuhkan mengingat material peledak yang ditemukan memiliki daya rusak tinggi dan sifat yang sangat sensitif.

“Kami bekerja secara profesional dan ekstra hati-hati. Mengingat material yang meledak ini memiliki dampak kerusakan yang besar, kami menunggu penyisiran teknis dari rekan-rekan Gegana. Peralatan khusus mereka diperlukan untuk mendeteksi sisa mesiu atau bahan peledak lain yang mungkin belum terpicu,” tambah Kapolres.

Baca Juga:  Perhutani Bondowoso Salurkan Bibit Buah Ke Subdenpom V/3-6 Untuk Dukung Ruang Terbuka Hijau

 

AKBP Bayu juga sangat menyayangkan adanya oknum warga yang masih nekat merakit bahan berbahaya dengan dalih tradisi menyambut bulan suci Ramadan. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan tinggal diam dan akan mengusut tuntas siapa pun yang terlibat.

IMG 20260219 WA0038

“Ini bukan lagi soal tradisi, ini murni pelanggaran hukum berat yang mengancam nyawa orang banyak. Penyelidikan akan terus kami kembangkan untuk mengungkap asal-usul bahan peledak ini dan siapa pemilik utamanya,” pungkasnya.(sup)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Sosialisasikan Agroforestry dan Pupuk Bersubsidi, Bupati Saksikan Penandatanganan PKS dengan Masyarakat Desa Hutan

Selasa, 3 November 2026 - 10:12 WIB

*AKSI DI KPK BATAL, PENGADUAN TETAP JALAN: LSM Siti Jenar Ubah Strategi Kawal Anggaran Situbondo*

Minggu, 1 November 2026 - 09:39 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Di Tengah Ancaman Kredit Macet BPR Nasional, Bank Jombang Raih Dua Penghargaan Digital Bergengsi

Jumat, 6 November 2026 - 12:27 WIB

Regu “Black Horse” MTsN 2 Tulungagung Wakili Kwarcab di Lomba Tingkat IV Jawa Timur 2026

Jumat, 6 November 2026 - 11:58 WIB

Kecamatan Boyolangu Gelar Gerakan Pangan Murah, Dukung Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat pada Hari Jadi ke-821 Tulungagung

Kamis, 5 November 2026 - 15:45 WIB

Dinas Perikanan Tulungagung Sosialisasi Forikan, Pentingnya Konsumsi Ikan untuk Pemenuhan Gizi

Kamis, 5 November 2026 - 11:40 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.