liputqn11Situbondo–
Puluhan wartawan di Kabupaten Situbondo sepakat meminta agar dilibatkan dalam setiap agenda maupun kunjungan para investor yang akan menanamkan modalnya di Kota Santri tersebut.
Kesepakatan itu mengemuka dalam pertemuan yang dihadiri puluhan insan pers/wartawan ,dan Mereka menilai keterlibatan media dan organisasi masyarakat sipil penting untuk menciptakan iklim investasi yang transparan, sehat, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. Pertemuan tersebut dikoordinatori oleh Ketua Satgas Anti Premanisme Situbondo Syaiful Bahri.4/7/2026
Para peserta sepakat bahwa wartawan bukanlah penghambat investasi, melainkan mitra strategis dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Syaiful Bahri mengatakan, keberadaan wartawan dalam agenda investasi dapat menjadi jembatan komunikasi antara investor, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.
“Investor yang datang ke Situbondo perlu mengetahui kondisi sosial, budaya, serta potensi daerah secara menyeluruh. Wartawan dapat membantu menyampaikan informasi tersebut sekaligus mengawal agar investasi berjalan secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan media juga dapat meminimalisasi kesalahpahaman maupun potensi konflik sosial yang mungkin muncul dalam proses investasi.

Selain itu, wartawan memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi positif mengenai peluang investasi dan perkembangan pembangunan di Situbondo kepada masyarakat maupun calon investor lainnya.
Para peserta pertemuan juga menegaskan dukungannya terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Situbondo dalam meningkatkan nilai investasi daerah melalui berbagai program promosi investasi dan kemudahan perizinan bagi investor. Pemerintah daerah sendiri menargetkan investasi sebesar Rp454 miliar pada tahun 2026 melalui delapan sektor unggulan yang disiapkan untuk para pemilik modal.
Mereka berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas dengan melibatkan wartawan dalam berbagai forum maupun agenda investasi yang diselenggarakan di Situbondo.
“Dengan keterlibatan semua pihak, investasi yang masuk tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi, tetapi juga mampu mendorong pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Situbondo,” pungkas Syaiful Bahri.(sup)
