Kacabdin dan SMA-SMK Negeri dan Swasta Jombang Semarakkan Karnaval Hasil Bumi dengan Ragam Kreasi Budaya

Mobil hias dari Kacabdin beserta SMA – SMK Negeri dan Swasta Jombang tampil memukau dalam karnaval hasil bumi HUT RI ke-80
JOMBANG,Liputan11.com – Suasana Kota Jombang mendadak meriah ketika rangkaian Karnaval Hasil Bumi digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun 2025. Salah satu peserta yang paling mencuri perhatian masyarakat adalah rombongan Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Wilayah Kabupaten Jombang bersama jajaran SMA -SMK Negeri dan swasta. Dengan penuh semangat, mereka menampilkan kreativitas lewat dekorasi mobil hias dan busana bernuansa budaya Jawa yang dipadukan dengan simbol kemakmuran hasil bumi.
Ribuan warga tampak memadati sisi jalan protokol untuk menyaksikan langsung karnaval yang setiap tahunnya selalu dinanti. Dari anak-anak, remaja, hingga orang tua terlihat antusias melambaikan tangan menyambut rombongan Kacabdin dan sekolah-sekolah negeri di Jombang. Tidak hanya sekadar tontonan, keikutsertaan para pendidik dan pelajar ini juga menjadi sarana edukasi bahwa pentingnya menjaga kelestarian budaya sekaligus mensyukuri kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten Jombang.
Mobil hias yang ditampilkan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang menonjolkan ornamen ukiran bernuansa keemasan dengan sentuhan simbol pertanian, padi, dan hasil bumi lain yang melambangkan kesejahteraan. Para pelajar yang mengenakan busana tradisional tampak anggun sekaligus gagah, menambah daya tarik visual di sepanjang perjalanan karnaval. Sementara itu, kepala sekolah yang turut serta, menunjukkan kekompakan serta komitmen dunia pendidikan dalam mendukung pelestarian budaya dan semangat kebangsaan.
Plt.Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang Pinky Hidayati,”Menyampaikan bahwa partisipasi sekolah-sekolah negeri dalam karnaval ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga bentuk pendidikan karakter bagi peserta didik. “Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang arti perjuangan, kebersamaan, serta menghargai warisan budaya dan kekayaan alam yang ada di sekitar kita,” ujarnya.
Tak sedikit warga yang mengabadikan momen ini dengan ponsel mereka. Anak-anak tampak bersemangat menyambut dengan teriakan riang, sementara para orang tua bangga melihat generasi muda tampil percaya diri di hadapan masyarakat luas.
Karnaval hasil bumi di Jombang tahun ini memang terasa lebih istimewa, karena menampilkan kolaborasi lintas sektor. Kehadiran Kacabdin bersama SMA dan SMK Negeri dan swasta menjadi bukti nyata bahwa dunia pendidikan tidak hanya berkutat pada ruang kelas, melainkan juga aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial budaya. Selain itu, pesan moral yang ingin ditanamkan adalah pentingnya bersyukur atas anugerah alam, memperkuat jati diri bangsa, serta menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Dengan semaraknya penampilan ini, diharapkan ke depan generasi muda Jombang semakin cinta tanah air, bangga terhadap budayanya, serta terus berinovasi membawa nama baik daerah di kancah nasional maupun internasional.
Kepala sekolah SMA Negeri 1 (SMAN) Jogoroto Mu’alim, S.Pd.,M.Pd.,”Menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya karena beliunya dapat ikut berpartisipasi dalam Karnaval Hasil Bumi HUT RI ke-80. Ia mengatakan bahwa keterlibatan para siswa dalam kegiatan ini bukan sekadar untuk meramaikan perayaan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter.
“Menurutnya, karnaval hasil bumi merupakan momentum yang tepat untuk menanamkan semangat nasionalisme, kebersamaan, serta menghargai perjuangan para pahlawan. “Melalui karnaval ini, kami ingin menumbuhkan rasa syukur sekaligus memperkenalkan kepada siswa-siswi tentang pentingnya melestarikan budaya daerah dan mencintai hasil bumi sebagai salah satu kekayaan bangsa,” ujarnya.
Ia juga berharap, melalui keterlibatan sekolah, kegiatan ini dapat memperkuat silaturahmi antarinstansi, mempererat hubungan antarwarga, sekaligus memberi pengalaman berharga bagi para siswa tentang arti kebersamaan dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.”Terangnya. (lil)


