Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
  • Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan
  • Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga
  • Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo
  • Dinsos Tulungagung Serahkan Bantuan Atensi Sentra Terpadu Kartini Bagi PPKS, Ini Kata Plt. Bupati Ahmad Baharudin
  • Dinas Pendidikan Tulungagung Deklarasi SPMB 2026/2027, Plt.Bupati Tegaskan Komitmen Pendidikan Bersih
  • Perangi TBC dengan Jemput Bola, Bupati Warsubi Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Edukasi Tuberkulosis
  • Pertanyakan Progres Laporan, Hepi Di Dampingi Kuasa Hukumnya Kembali Sambangi Mapolres Situbondo
Minggu, 7 Juni 2026 - 05:19 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

“Lingkaran Setan” Proyek Hotmix Situbondo: Bisikan Korupsi di Balik Mulusnya Jalan

redaksiSabtu, 15 November 2025 - 14:43 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251115 WA0048
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

liputan11Situbondo, Jawa Timur – Kabar tak sedap kembali menerpa Kabupaten Situbondo. Proyek hotmix yang digadang-gadang untuk meningkatkan infrastruktur daerah, kini menjadi sorotan tajam. Hepi, warga asli Situbondo, menyuarakan keprihatinannya atas dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek yang dikelola Dinas PUPP Bidang Binamarga. Kecurigaan Hepi mengarah pada adanya “lingkaran setan” antara Dinas PUPP, konsultan perencana, dan pihak rekanan, yang diduga merugikan negara dan masyarakat.

“Pelaksanaan proyek hotmix ini, meski diduga tak sesuai petunjuk teknis, tetap berjalan mulus. Seolah-olah ada ‘konsensus’ yang mempermudah pihak rekanan mengambil keuntungan secara membabi buta,” ujar Hepi dengan nada geram. Kenyataan di lapangan, menurut Hepi, menunjukkan indikasi kuat adanya kongkalikong yang melibatkan para pihak terkait.

Kecurigaan Hepi bukan tanpa alasan. Ketidaksesuaian teknis yang diduga terjadi, namun tetap diloloskannya proyek, menimbulkan pertanyaan besar. Apakah Dinas PUPP, sebagai pihak yang seharusnya mengawasi, telah kehilangan kewibawaannya? Apakah konsultan perencana, yang seharusnya menjamin kualitas proyek, ikut bermain dalam pusaran kepentingan? Semua pertanyaan ini mengarah pada satu kesimpulan: adanya potensi kerugian negara dan masyarakat yang sangat besar.

Baca Juga:  Demi Kelancaran Arus Mudik, Personil Polres Tulungagung Tetap Semangat di Tengah Guyuran Hujan

Hepi dengan lantang meminta Bupati Situbondo untuk bertindak. “Bupati harus tahu bagaimana ‘permainan’ ini berjalan. Kepentingan pribadi dan golongan, seolah lebih diutamakan daripada kepentingan masyarakat luas,” tegasnya. Keberpihakan pada kepentingan pribadi, menurut Hepi, telah menggerogoti kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Profesionalisme konsultan perencana juga menjadi sorotan. Kegagalan mereka dalam menjalankan tugas pengawasan dan evaluasi, semakin memperkuat dugaan adanya keterlibatan dalam praktik yang merugikan. Kecurigaan ini semakin diperkuat dengan “kemulusan” proyek yang berjalan, meski terdapat indikasi pelanggaran.

Situasi ini semakin memprihatinkan, mengingat infrastruktur yang berkualitas sangat krusial bagi kemajuan daerah. Jika proyek hotmix ini dibangun dengan kualitas yang buruk, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Jalan yang cepat rusak, biaya perawatan yang membengkak, dan potensi kecelakaan lalu lintas adalah beberapa konsekuensi yang harus ditanggung.

Baca Juga:  Skandal Oknum Kades Jombang: Digerebek Suami Sah di Kamar Hotel Mojokerto

Hepi menyayangkan sikap Bupati Situbondo yang terkesan belum mengambil tindakan tegas terhadap persoalan ini. “Kami berharap Bupati segera turun tangan, melakukan investigasi mendalam, dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam praktik yang merugikan ini. Jangan biarkan ‘lingkaran setan’ ini terus berputar dan menguras sumber daya daerah,” pungkasnya.

Kesimpulan:
Kasus proyek hotmix di Situbondo ini adalah alarm bahaya. Jika tidak segera ditangani, praktik-praktik koruptif akan terus merajalela, merugikan negara, dan mengancam pembangunan daerah. Bupati Situbondo harus menunjukkan komitmennya untuk memberantas korupsi, dimulai dari penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan “lingkaran setan” ini. Masyarakat Situbondo menanti tindakan nyata untuk mengembalikan kepercayaan dan memastikan pembangunan daerah yang bersih dan berkualitas.(tim)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Pemkab Tulungagung Deklarasikan Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:14 WIB

Polemik BSPS Desa Brodot Memanas, 17 Penerima Bantuan Pertanyakan Transparansi Dana dan Material Bangunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:35 WIB

Dinsos Jombang Gelar Sosialisasi Parenting, Cetak Agen Perubahan untuk Kesejahteraan Sosial dan Ketahanan Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:34 WIB

Perhutani KPH Bondowoso Dampingi Pangdam V/Brawijaya Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan di Situbondo

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:34 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.