Pastikan Mudik Lebaran Aman, Polres Tulungagung Siagakan 397 Personel Gabungan Pada Operasi Ketupat Semeru 2026

Tulungagung liputan11, – Kepolisian Resor (Polres) Tulungagung bersama instansi terkait menggelar Operasi Ketupat Semeru 2026. Operasi dijadwalkan berlangsung selama 14 hari mulai 12 hingga 25 Maret 2026 dalam rangka mengamankan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Sebanyak 397 personel gabungan disiagakan terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Kementerian Perhubungan, Dinas Kesehatan, Senkom, RAPI, ORARI, hingga Pramuka.

Operasi ini fokus kepada pengamanan orang, barang, dan tempat, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun yang meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

“Sasaran Operasi Ketupat adalah orang, barang, dan tempat. Pemudik yang datang maupun yang keluar dari Tulungagung akan kami antisipasi dari potensi curat maupun curas,” ujar Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto usai apel gelar pasukan di halaman Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Kamis (12/3/2026)

Kapolres menginstruksikan kepada seluruh Kapolsek di wilayah hukum Polres Tulungagung untuk melakukan pendataan terhadap rumah warga yang ditinggal mudik. Polisi harus melakukan pengawasan dan patroli secara berkala di lokasi tersebut.

Selain itu, Polres Tulungagung juga menyiapkan layanan transportasi bagi masyarakat, salah satunya melalui kerja sama dengan organisasi keagamaan.

“Kami juga menyiapkan bus bersama PCNU dari Jakarta menuju Tulungagung untuk membantu masyarakat yang ingin mudik,” tambahnya.

Sejumlah pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan) juga disiapkan di beberapa titik strategis. Mulai pos pelayanan di kawasan GOR Lembu Peteng, serta pos pengamanan di wilayah Bandung, Besuki, Cuiri, dan Terminal Gayatri Tulungagung.

Untuk mendukung kelancaran lalulintas, Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP Taufik Nabilla, menyiapkan tim khusus untuk mengurai kemacetan, baik di jalur perkotaan maupun kawasan wisata.

“Kami menyiagakan tim pengurai kemacetan di jalur kota maupun jalur wisata serta beberapa titik yang berpotensi terjadi kepadatan,” ujarnya.

Ia membeberkan titik yang diprediksi rawan kemacetan antara lain di kawasan Cuiri dan Lembu Peteng. Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, pihaknya juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah simpang jalan, termasuk di jalur selatan.

Baca Juga:  Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2023, Polres Tulungagung Amankan 17 Tersangka

“Rekayasa lalu lintas akan kami lakukan di beberapa titik, termasuk di simpang tiga jalur selatan agar arus kendaraan tetap lancar,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, polres Tulungagung mengimbau masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara maupun menyalakan petasan selama momentum lebaran karena berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mohon kepada masyarakat agar tidak menerbangkan balon udara karena risikonya sangat besar. Kami juga sudah melakukan penindakan terhadap pedagang yang menjual bahan petasan,” tegasnya.

Kepolisan juga mengingatkan agar kendaraan wisata seperti kereta kelinci tidak beroperasi di jalan raya karena dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak menggunakan kereta kelinci di jalan raya. Untuk penindakan tegasnya akan dilakukan melalui sistem ETLE,” pungkasnya. (Nuha)

Berita Terkait

Back to top button