Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Polres Situbondo Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Jangkar
  • Proyek Irigasi Puton Rp156 Juta Dipertanyakan, Dinas Pertanian Belum Beri Penjelasan Soal Dua Tahun Anggaran
  • Plt Bupati Tulungagung Hadiri Tasyakuran Jamaah Haji 2026 dan Pengukuhan DPD Forum Komunikasi KBIHU
  • DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Usulan Pengganti Pimpinan DPRD
  • Terminal Barang Glagahan Resmi Beroperasi, Dishub Kejar Kelengkapan Sarana Pendukung
  • Perhutani KPH Bondowoso Bersama Bupati dan Forkopimda Laksanakan Petik Kopi Perdana Panen Raya Tahun 2026
  • *Suasana Memanas, LSM Ber-SKP Geruduk DPRD Situbondo Pertanyakan Warga Jual Sapi dan Kambing Demi Berobat*
  • Kapolres Aryo Beri Penghargaan kepada 36 Personel Berprestasi, Tegaskan Budaya Prestasi di Polres Bondowoso
Kamis, 9 Juli 2026 - 20:20 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Daerah » Jombang

Proyek Irigasi Puton Rp156 Juta Dipertanyakan, Dinas Pertanian Belum Beri Penjelasan Soal Dua Tahun Anggaran

redaksiKamis, 9 Juli 2026 - 15:35 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

IMG 20260709 WA0008

JOMBANG,Liputan11.com – Proyek pembangunan sarana pengairan pertanian di Desa Puton, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, yang bertujuan meningkatkan produktivitas lahan petani, kini menjadi sorotan publik. Bukan karena manfaat pembangunan yang dipertanyakan, melainkan adanya ketidaksesuaian informasi mengenai tahun anggaran pada papan proyek yang terpasang di lokasi.

Proyek bertajuk Konstruksi Lahan Optimasi Non Rawa dengan nilai anggaran mencapai Rp156,4 juta tersebut diperuntukkan untuk mendukung pengairan lahan sawah seluas 34 hektare. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan ketersediaan pangan yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga pemerintah daerah.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui sistem swakelola oleh Kelompok Tani (Poktan) Puton. Harapannya, keberadaan sarana pengairan tersebut mampu menjadi solusi bagi petani, terutama saat menghadapi musim kemarau yang selama ini menjadi kendala dalam menjaga produktivitas sawah.

Namun, di balik tujuan positif pembangunan tersebut, muncul persoalan yang menyangkut transparansi informasi. Hasil pemantauan di lokasi menemukan adanya perbedaan keterangan pada media publikasi proyek.
Pada satu sisi, papan informasi permanen menyebutkan sumber pembiayaan berasal dari APBN Tahun Anggaran 2025. Sementara pada spanduk kegiatan yang berada di lokasi yang sama justru tertulis APBN Tahun Anggaran 2026.

Baca Juga:  “Perumdam Tirta Kencana Jombang Jadi Magnet Studi Tiru, Pemkab Blora Belajar Tata Kelola BUMD Air Minum Berkelas”

IMG 20260709 WA0007

Perbedaan satu angka tahun tersebut menjadi persoalan serius karena menyangkut identitas sebuah kegiatan yang dibiayai menggunakan uang negara. Papan informasi proyek seharusnya menjadi rujukan masyarakat untuk mengetahui asal anggaran, pelaksana kegiatan, hingga bentuk pertanggungjawaban pemerintah.

Tak hanya itu, papan permanen tersebut juga tidak mencantumkan informasi mengenai luas lahan yang menjadi sasaran pembangunan. Padahal, luas lahan merupakan bagian penting untuk mengetahui skala manfaat program yang diberikan kepada petani.

Munculnya dua informasi berbeda dalam satu proyek akhirnya memunculkan berbagai pertanyaan di masyarakat. Apakah terjadi kesalahan administrasi dalam pemasangan papan informasi? Apakah ada perubahan tahun pelaksanaan kegiatan? Atau terdapat persoalan lain yang perlu dijelaskan oleh instansi terkait?

Baca Juga:  Tirta Wisata Kembali Bersinar, Bupati Warsubi Satukan Edukasi Alam dan Ekonomi Kreatif

Untuk mendapatkan kejelasan, upaya konfirmasi dilakukan kepada Eko Purwanto, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, melalui sambungan telepon seluler.

Namun hingga berita ini ditulis, belum ada respons maupun keterangan yang diberikan terkait perbedaan tahun anggaran tersebut.
Padahal, penjelasan dari pihak dinas sangat diperlukan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi dugaan di tengah masyarakat. Sebab, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam setiap program pemerintah, terlebih yang menggunakan anggaran dari APBN.

Masyarakat tidak hanya membutuhkan pembangunan yang terlihat secara fisik, tetapi juga kepastian bahwa seluruh proses perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan berjalan sesuai aturan.
Kini, pertanyaan publik masih menunggu jawaban: mengapa dalam satu proyek irigasi di Desa Puton tercantum dua tahun anggaran yang berbeda?

Klarifikasi dari pihak terkait menjadi langkah penting untuk memastikan proyek senilai Rp156,4 juta tersebut benar-benar dikelola secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.(tim) 

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Terminal Barang Glagahan Resmi Beroperasi, Dishub Kejar Kelengkapan Sarana Pendukung

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:23 WIB

Bukan Ditagih Puluhan Juta dari Utang Ratusan Ribu, Bank Jombang Ungkap Data Riwayat Kredit Nenek Ngatini

Jumat, 3 Juli 2026 - 19:54 WIB

BLT DBHCHT Cair Lebih Awal, Ribuan Pekerja PT MPS Ploso Terima Bantuan Rp800 Ribu

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:53 WIB
Add A Comment

Comments are closed.

Berita Terbaru

Polres Situbondo Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Dana Desa Jangkar

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:44 WIB

Proyek Irigasi Puton Rp156 Juta Dipertanyakan, Dinas Pertanian Belum Beri Penjelasan Soal Dua Tahun Anggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:35 WIB

Plt Bupati Tulungagung Hadiri Tasyakuran Jamaah Haji 2026 dan Pengukuhan DPD Forum Komunikasi KBIHU

Rabu, 8 Juli 2026 - 23:15 WIB

DPRD Tulungagung Gelar Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Usulan Pengganti Pimpinan DPRD

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:03 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.