Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Semangat Kemerdekaan Membara di Ngoro, 162 Peserta Adu Kekompakan di Gerak Jalan ROJO 2026
  • Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan
  • Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih
  • Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak
  • Tingkatkan Literasi Digital, SMA & SMK Ibrahimy Situbondo Gelar Workshop Anti-Cyberbullying dan Kesehatan Mental
  • Di Balik Polemik KPRI Sejahtera: Pembukuan Terpisah dan Pembelian Lahan Tanpa Izin Ketua Koperasi
  • Diotama Fairussani Raih Kepercayaan Mayoritas Siswa, Resmi Nahkodai OSIS SMKN 1 Jombang Masa Bakti 2026–2027
  • Lautan Manusia Padati Bongkot Spectacular Carnival 2026, Pesta Rakyat Sarat Budaya dan Kobarkan Semangat Kemerdekaan
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:16 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Rp 372 Juta Terbuang Sia-Sia,Pengerjaan Jalan Hotmix Kilensari-Kendit,Warga Khawatir Dan Mendesak Dinas PUPP Bertindak Tegas

redaksiKamis, 11 Desember 2025 - 13:18 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20251211 WA0095
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Liputan11SITUBONDO – Proyek pemeliharaan berkala Jalan Kilensari – Kendit di Kabupaten Situbondo, yang seharusnya menjadi bukti nyata pembangunan, kini justru menjadi sorotan tajam dan menuai kemarahan warga. Proyek hotmix senilai Rp 372.887.000 dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Pemukiman (PUPP) Bidang Bina Marga ini, yang dikerjakan oleh CV. AKKA JAYA dengan volume 350 meter, diduga keras dilaksanakan secara serampangan, bahkan di tengah kondisi lapangan yang sepenuhnya tidak layak.11/12/2025

https://liputan11.com/wp-content/uploads/2025/12/VID-20251211-WA0066.mp4

Yang paling mencengangkan adalah praktik pengerjaan aspal hotmix yang terang-terangan dilakukan saat jalan masih tergenang air. Tindakan ini bukan hanya mengabaikan standar teknis, tetapi juga membuka pintu lebar bagi praktik korupsi dan penyelewengan anggaran. Warga khawatir, dengan cara pengerjaan yang vulgar ini, kualitas dan daya tahan aspal akan tergerus habis, meninggalkan jalan yang rusak sebelum waktunya dan merugikan masyarakat pengguna jalan secara permanen.

Baca Juga:  Setiap Hari 500 Pelanggar di Tulungagung Terjaring Operasi Patuh Semeru

Yopi, seorang warga yang geram, tak ragu mempertanyakan langsung keabsahan praktik ini kepada pihak yang mengaku sebagai pengawas dari Dinas PUPP. “Saya tanya, apakah boleh gelar aspal hotmix saat banyak genangan air? Jawaban pengawas dari Dinas PUPP itu malah bilang ‘diperbolehkan’,” ungkap Yopi dengan nada getir. Jawaban yang justru semakin mengonfirmasi kejanggalan ini sungguh tidak bisa diterima dan secara jelas melanggar kaidah teknis pengaspalan.

IMG 20251211 WA0065

Para ahli teknik sipil telah berulang kali menegaskan, pengerjaan hotmix di permukaan basah atau tergenang air akan mengakibatkan fenomena stripping, yaitu terlepasnya ikatan antara aspal dan agregat. Konsekuensinya, kekuatan struktur jalan akan berkurang drastis dan umur pemakaiannya akan jauh lebih pendek dari yang seharusnya. Ini berarti, anggaran ratusan juta rupiah yang seharusnya dinikmati masyarakat justru terbuang sia-sia akibat kesengajaan atau kelalaian fatal.

Baca Juga:  Atap Asrama Santri Putri di Besuki Ambruk, Kapolres Situbondo Turun Langsung ke Lokasi Pastikan Penanganan Cepat

Menyikapi kondisi yang merugikan ini, Yopi mendesak Pemerintah Kabupaten Situbondo untuk segera bertindak tegas. Pemeriksaan mendalam dan audit menyeluruh terhadap seluruh tahapan pelaksanaan proyek ini mutlak diperlukan. “Kami berterima kasih atas pembangunannya, namun kami menuntut kualitas maksimal, bukan sekadar target. Anggaran ini berasal dari pajak kami yang taat membayar, kami berhak mendapatkan pembangunan yang benar-benar bermanfaat dan tahan lama,” tegas Yopi, menyuarakan aspirasi seluruh warga yang merasa dirampok haknya.

Kritik pedas ini bukan sekadar unek-unek, melainkan alarm keras bagi Dinas PUPP Situbondo. Tingginya ekspektasi masyarakat terhadap infrastruktur yang dibangun dengan uang negara harus menjadi prioritas utama. Pihak PUPP harus segera membuktikan komitmennya terhadap transparansi dan akuntabilitas, serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan teknis di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan dana rakyat tidak kembali menjadi korban praktik merugikan.(YP)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

Pemkab Jombang Segel Sejumlah Tower BTS, Ratusan Menara Belum Miliki Sertifikat Laik Fungsi

Senin, 2 Maret 2026 - 19:00 WIB

Sampah Berserakan Dan Bau,Menyengat,Menganggu Pengguna Jalan

Senin, 2 Februari 2026 - 19:50 WIB

Di Balik Gemerlap Tirta Wisata Keplaksari, Disporapar Jombang Disorot Soal Dugaan Publikasi Tebang Pilih Media

Senin, 2 Februari 2026 - 13:36 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

Semangat Kemerdekaan Membara di Ngoro, 162 Peserta Adu Kekompakan di Gerak Jalan ROJO 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:30 WIB

Sambut HUT ke-81 RI, Pemkab Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah dan Pameran Produk Unggulan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:10 WIB

Bangkitkan Nasionalisme, Pemkab Tulungagung Bagikan 10.000 Bendera Merah Putih

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Mengasah Masa Depan Digital: SMAN 1 Panji Situbondo Gelar Workshop XL.SMART Bertajuk “Algoritma vs Otak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:09 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.