Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • 15 Tahun Konsisten, Bank Jombang Kembali Panen Penghargaan Nasional
  • Apresiasi Kehadiran KPK di Sidang Ketiga, Kuasa Hukum Desak Keseriusan Mediasi dan Siap Buka Bukti Dugaan Korupsi Wabup Situbondo
  • (*Warga ViLa BR JALBUS Situbondo Tertipu GADAI Lahan Sawah Di Desa Duwet,Kerugian DiTafsir Rp250 Juta Lebih*)
  • Dinas Pendidikan Luncurkan Aplikasi SIMPATUH BOSP, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Pengelolaan Dana Pendidikan Harus Berbasis Data dan Akuntabel
  • Delapan Kandidat Adu Gagasan, SMAN Ploso Gelar Pemilihan Ketua OSIS dan MPK Periode 2026/2027
  • Perhutani Bondowoso Dukung Penanaman Bersama Kodim 0822, Perkuat Sinergi Pelestarian Hutan
  • Plt Bupati Ahmad Baharudin Hadiri Final Turnamen Bola Voli HUT ke-81 RI Dinas Pertanian Tulungagung
  • HUT ke-3 SGC Tulungagung, Plt Bupati Ajak Komunitas Ojek Online Perkuat Sinergi dan Gerakan Ekonomi
Sabtu, 12 September 2026 - 11:20 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Kesehatan

Sidak Toko Dan Grosir, Dinkes Tulungagung Temukan Produk Makanan Tak Layak

RedaksiRabu, 29 Maret 2023 - 15:16 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20230329 152148
Kasi Farmasi dan Perbekalan Medis, Masduki saat sidak di salah satu swalayan
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Tulungagung, LIPUTAN 11.COM – Sidak kembali dilakukan Dinas kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, ke beberapa toko/swalayan guna memastikan produk yang dijual layak untuk dikonsumsi terutama selama Bulan Puasa Ramadhan.

Dalam sidak kali ini, Dinkes menyisir sejumlah toko pangan retail, grosir dan swalayan modern yang ada di wilayah kota Tulungagung. Namun, masih ditemukan produk pangan yang tidak layak untuk dikonsumsi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, melalui Kasi Farmasi dan Perbekalan Medis, Masduki, usai Sidak mengatakan bahwa, masih ditemukan produk dan bahan makanan yang tidak layak dikonsumsi. Senin, (27/3/2023).

“Hari ini, kita mendatangi tempat retail, grosir, maupun swalayan modern. Dari beberapa tempat yang kita datangi, ditemukan ada produk yang tidak ada jaminan mutu dan keamanannya,” kata Masduki.

Menurutnya, produk yang tidak layak tersebut, tidak ada nomor ijin edar, kemasan label yang tidak lengkap, dan program pengendaliannya kurang diperhatikan, bahkan ada produk yang dimakan tikus.

Baca Juga:  Diet 1975, Cara Masyarakat Jepang Miliki Tubuh Langsing

Masduki menambahkan, sebagai upaya melindungi kesehatan masyarakat, Dinkes Kabupaten Tulungagung terus mengawal produk-produk pangan, baik untuk dikonsumsi langsung maupun produk pangan yang dijual dalam bentuk kemasan.

“Itu bentuk upaya kita dalam melindungi kesehatan masyarakat, dimana tikus sendiri mulai bulu, liur dan kencingnya, itu semua mengandung penyakit berbahaya. Makanya, setiap distribusi harus melakukan pengendalian agar terhindar dari tikus. Otomatis, kita akan tindaklanjuti dengan memberi sanksi administratif,” tambahnya.

Disinggung terkait repacking atau pengemasan produk pangan, Masduki menerangkan bahwa, definisi repacking menurut undang-undang pangan adalah kegiatan proses mulai penyiapan mengolah, dan membuat produk pangan, termasuk repacking harus mendapat ijin edar.

Baca Juga:  Metode Khitan Atau Sirkumsisi Pada Pria

“Secara otomatis, kalau produk pangan yang dilakukan repacking untuk dijual kembali itu harus mempunyai ijin edar,” terangnya.

Lanjut Masduki, baru tahun ini ditemukan produk pangan yang dimakan tikus. Pihaknya, memberikan tenggat waktu selama satu minggu kepada distributor.

“Distributor, toko atau grosir segera melakukan pembenahan dan pembersihan produk-produk pangan yang tidak memenuhi syarat agar diturunkan dan diretur ke pabrik,” lanjutnya.

Dijelaskannya, kejadian adanya tikus di swalayan/toko atau grosir baru tahun ini terjadi, dan di tahun-tahun sebelumnya tidak ada. Padahal, distributor sudah antisipasi menggunakan alat pengendali tapi masih kurang. Kemungkinan, karena banyaknya produk di dalam gudang penyimpanan.

“Kita mau benar-benar dilakukan pembenahan, seperti dikasih sonar, dilakukan pembersihan produk-produk yang tidak memenuhi syarat untuk diturunkan dan di retur ke pabrik,” pungkasnya. (ags)

Dinkes Tulungagung Produk Makanan Tak Layak Sidak Toko Dan Grosir
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

SPPG Polres Tulungagung, Pertama Raih Sertifikat Laik Higiene Sanitasi dalam Penyelenggaraan MBG

Minggu, 2 November 2025 - 19:25 WIB

100 Orang Warga Masyarakat Tulungagung Ikuti Operasi Mata Katarak Gratis di Puskesmas Ngunut

Kamis, 3 Juli 2025 - 09:03 WIB

Giat Donor Darah Karyawan RSUD dr. Iskak Sumbang 45 Kantong Darah Untuk PMI

Kamis, 13 Maret 2025 - 12:11 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

15 Tahun Konsisten, Bank Jombang Kembali Panen Penghargaan Nasional

Jumat, 11 September 2026 - 13:05 WIB

Apresiasi Kehadiran KPK di Sidang Ketiga, Kuasa Hukum Desak Keseriusan Mediasi dan Siap Buka Bukti Dugaan Korupsi Wabup Situbondo

Jumat, 11 September 2026 - 10:09 WIB

(*Warga ViLa BR JALBUS Situbondo Tertipu GADAI Lahan Sawah Di Desa Duwet,Kerugian DiTafsir Rp250 Juta Lebih*)

Jumat, 11 September 2026 - 09:15 WIB

Dinas Pendidikan Luncurkan Aplikasi SIMPATUH BOSP, Plt Bupati Ahmad Baharudin Tegaskan Pengelolaan Dana Pendidikan Harus Berbasis Data dan Akuntabel

Jumat, 11 September 2026 - 06:48 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.