Close Menu
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik
  • Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah
  • Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)
  • *KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*
  • Disperkim Tulungagung Pastikan Pembangunan Tangki Septik Batalyon Infanteri TP 886 Segera Rampung
  • Drainase Kenayan Rampung, Pemkab Tulungagung melalui Disperkim Tegaskan Kualitas dan Fungsi Infrastruktur
  • Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian
  • DPRD dan Pemkab Tulungagung Sepakati Perubahan APBD 2026, Berikut Komposisi Perubahannya
Selasa, 22 September 2026 - 01:36 WIB
Liputan11
  • Home
  • Update
    • Peristiwa
    • Pemerintahan
    • Pendidikan
    • Pariwisata
    • Olahraga
  • Hukum dan Kriminal
  • Daerah
    • Tulungagung
    • Kediri
    • Situbondo
    • Trenggalek
    • Ponorogo
    • Blitar
    • Jombang
    • Malang
    • Banyuwangi
  • Politik
  • Info Desa
Liputan11
Berita Utama » Update

Skandal Oknum Kades Jombang: Digerebek Suami Sah di Kamar Hotel Mojokerto

redaksiRabu, 7 Januari 2026 - 12:20 WIB
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
IMG 20260107 WA0002
Share
Facebook Twitter Telegram WhatsApp Copy Link

Foto: Ilustrasi 

JOMBANG,Liputan11.com – Publik Jombang dihebohkan dengan dugaan skandal yang melibatkan seorang oknum Kepala Desa (Kades) asal Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Oknum pejabat desa tersebut diduga tertangkap basah berada di dalam satu kamar hotel di wilayah Kota Mojokerto bersama seorang perempuan yang bukan istrinya, Jumat (2/1/2026) siang.

Oknum kades berinisial A itu digerebek langsung oleh suami sah perempuan yang bersamanya. Perempuan tersebut disebut merupakan staf di salah satu kantor kecamatan di Kabupaten Jombang. Peristiwa ini dengan cepat menyebar ke tengah masyarakat dan memantik sorotan luas, mengingat dugaan pelanggaran etika tersebut melibatkan pejabat publik yang semestinya menjadi teladan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan terjadi di wilayah hukum Polsek Prajurit Kulon. Suami perempuan tersebut diketahui melacak keberadaan istrinya melalui aplikasi pelacak di ponsel. Setelah memastikan lokasi, ia mendatangi hotel dan berkoordinasi dengan pihak resepsionis.

Baca Juga:  Kapolres Tulungagung Ajak Paguyuban Pencak Silat Dukung Visi Misi Negara Menuju Indonesia Emas 2045

Dengan membawa buku nikah sebagai bukti status pernikahan, sang suami meminta pihak hotel membuka kamar yang dimaksud. Saat pintu kamar dibuka, oknum kades dan perempuan tersebut didapati berada di dalam satu kamar hotel, meski keduanya bukan pasangan suami-istri.

Kapolsek Prajurit Kulon, AKP Edi Purwo Santoso, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebut, seorang laki-laki memang sempat datang ke Mapolsek Prajurit Kulon untuk melaporkan dugaan perselingkuhan yang melibatkan istrinya.

“Pada hari Jumat sekitar sore, memang ada seorang laki-laki datang ingin mengadukan istrinya yang diduga selingkuh, namun kemudian tidak jadi,” ujar AKP Edi saat dikonfirmasi, Rabu (7/1/2026).

Meski demikian, perkara tersebut tidak berlanjut ke proses hukum, lantaran pelapor memilih menarik kembali pengaduannya sebelum laporan resmi dicatat oleh pihak kepolisian. Akibatnya, polisi tidak dapat memberikan keterangan lebih jauh terkait identitas terduga pelaku.

Baca Juga:  Satyalancana Karya Satya, 35 ASN PUPR Jombang Raih Penghargaan Bergengsi

“Terkait siapa dan sebagainya, karena yang bersangkutan tidak jadi mengadukan, kami tidak melakukan pencatatan identitas,” jelasnya.

Kendati tidak berujung proses hukum, kasus ini menimbulkan pertanyaan serius soal etika, moral, dan integritas pejabat publik, khususnya di tingkat desa. Publik kini menanti sikap tegas dari pemerintah daerah dan instansi terkait, apakah akan melakukan klarifikasi maupun langkah pembinaan terhadap oknum yang diduga mencoreng kepercayaan masyarakat tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan publik bukan sekadar amanah administratif, melainkan juga tuntutan moral yang melekat dalam setiap perilaku pejabat, baik di dalam maupun di luar tugas kedinasan.(lil)

Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link

Postingan Terkait

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Lahan Terbatas, RSUD Jombang Dorong Pengembangan Vertikal, AMDAL Jadi Perhatian

Kamis, 17 September 2026 - 11:50 WIB

SMAN Kesamben Jombang Ukir Prestasi Gemilang, Sapu Bersih Empat Gelar Juara 1 Kejurda Jatim 2026

Selasa, 15 September 2026 - 09:29 WIB
Add A Comment
Leave A Reply

Berita Terbaru

POP Kabupaten Jombang 2026 Resmi Bergulir, Yoni: Semua Sekolah Harus Punya Kesempatan Tampilkan Talenta Terbaik

Senin, 21 September 2026 - 10:53 WIB

Jogo Tulungagung di Kecamatan Pagerwojo, Plt Bupati Ahmad Baharudin Ajak Jaga Kondusifitas Wilayah

Minggu, 20 September 2026 - 18:58 WIB

Dorong Kemandirian Siswa, Dirjen Dikdasmen Hadiri Peluncuran GEMAS di (*G S *Gelora Situbondo*)

Sabtu, 19 September 2026 - 13:14 WIB

*KEPALA Sekolah SDN 3 LAMONGAN,ARJASA APRESIASI BANTUAN REHABILITASI DAN REVITALISASI DARI KEMENTERIAN RI PUSAT*

Jumat, 18 September 2026 - 10:31 WIB
Load More
Copyright © 2026 liputan11 All Right Reserved
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.