Sukses Salurkan Tenaga Kerja ke Luar Negeri, Kini PT. Gosiva Sukses Mandiri (GSM) Buka Lowongan Kerja ke Jepang

TULUNGAGUNG, LIPUTAN11.COM,— PT. Gosiva Sukses Mandiri yang beralamatkan di Jalan Raya Ngrendeng, No. 02, Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung buka peluang lebar dan kemudahan bagi para pencari kerja dengan tujuan ke luar negeri.

“Jadi PT. GSM yang ada di Tulungagung ini prosesnya tidak hanya di bidang informal maupun formal dan tujuan luar negeri, bukan hanya wilayah Asia Pasifik maupun Eropa Timur saja, seperti Hongkong, Taiwan, Singapura, Malaysia dan Polandia, Estonia, serta Cekoslovakia di pabrik otomotif. Namun sekarang ini kami juga buka peluang kerja ke negara Jepang,” ucap
Susi Lestari, SH, selaku Direktur Utama (Dirut) PT. Gosiva Sukses Mandiri (GSM) disela sela acara Job Fair 2024 yang bertempat di halaman kantor Disnakertrans, Rabu (10/07/2024).

Mbak Susi sapaan akrab Dirut PT. GSM mengatakan, dalam proses penyaluran tenaga kerja ke Jepang pihaknya sudah bekerja kerja sama dengan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia atau yang disingkat P3MI. Dimana P3MI ini adalah badan usaha berbadan hukum perseroan terbatas yang telah memperoleh izin tertulis dari pemerintah pusat untuk menyelenggarakan pelayanan penempatan Pekerja Migran Indonesia.

“Jadi, proses kerja ke luar negeri itu yang resmi harus melalui P3MI, tapi kalo sebatas LPK itu namanya mandiri. Dan saat ini Pemerintah menghimbau untuk melalui P3MI. Untuk itu,
bagi calon tenaga kerja di Tulungagung dan sekitarnya yang berminat kerja di luar negeri silahkan melalui PT GSM,” tambahnya.

Baca Juga:  Polresta Banyuwangi Berikan Hadiah Bagi Pemenang Lomba Foto Asyik Bareng Polisi

Sementara itu, DR.Hj, Elyningsih, M.Hum, selaku Komisaris dan CEO PT. Gosiva Sukses Mandiri mengatakan, bahwa pihaknya sebagai P3MI yang menyalurkan tenaga kerja luar negeri tujuan Jepang. Menurutnya, sesuai visi dan misi perusahaannya adalah ingin memberikan kesempatan bagi anak – anak muda Indonesia agar mendapatkan peluang untuk bekerja di luar negeri.

“Sesuai juga dengan UUD 1945 pasal 27, bahwa seluruh warga negara Indonesia berhak mendapatkan penghidupan dan pekerjaan yang layak. Dan ketika di Indonesia kekurangan lapangan pekerjaan, maka ketika ada kesempatan kerja di luar negeri ya tentunya kita bantu mereka yakni anak – anak muda yang berpotensi untuk bisa mengembangkan karirnya di luar negara Indonesia. Karena ketika nantinya mereka selesai kerja di luar negeri banyak hal positif yang akan mereka bawa pulang ke Indonesia,” ujarnya.

“Hal positif yang didapatkan mereka setelah bekerja di luar negeri itu diantaranya adalah tentang skill kompetensi kerja, skill bahasa dan etos kerja,” imbuhnya.

Dijelaskannya, bahwa selama ini mekanisme pengiriman tenaga kerja Indonesia atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) menggunakan konsep pemagangan yang biasanya dilakukan oleh LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) yang memiliki ijin SO, namun menurut Ely saat ini menggunakan regulasi baru.

“Dan Regulasi yang sekarang, pengiriman tenaga kerja ke Jepang itu mekanismenya harus SSW (Specified Skilled Workers) yang mana pekerja ini sudah jelas memiliki skill untuk 14 bidang secara resminya. Dan terlebih Pemerintah Indonesia juga sangat peduli dengan Keselamatan dan Perlindungan tenaga kerja di luar negeri melalui Badan Perlindungan Pekerja Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) yang merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertugas sebagai pelaksana kebijakan dalam pelayanan dan perlindungan PMI secara terpadu,” jelasnya.

Baca Juga:  Ahli Paparkan Pentingnya Peran Forensik dalam Penegakan Hukum

Diungkapkannya, bahwa P3MI nya juga merupakan mitra BP2MI dalam penyaluran tenaga kerja ke luar negeri.

“Jadi dalam penyaluran tenaga kerja ke luar negeri harus mengikuti regulasi yang resmi dari pemerintah, hal ini untuk memberikan perlindungan kepada si tenaga kerja itu sendiri.
Jadi yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara kita memperlakukan calon tenaga kerja agar nyaman dan aman baik’ itu sebelum pemberangkatan, ketika sudah bekerja di luar negeri dan setelah purna ia bekerja,” ungkapnya.

Untuk itu, dalam hal penyaluran tenaga kerja ke luar negeri pihaknya juga telah mempersiapkan mulai dari pembekalan pelatihan bahasa dan kompetensi pekerjaan bagi calon tenaga kerja.

“Karena selama ini PT GSM dalam penyaluran tenaga kerjanya ke luar negeri selain Jepang sudah baik dan mendapatkan kepercayaan dari BP2MI maka sekarang ini sudah terbuka lebar sekali bagi PT GSM untuk proses kerja ke Jepang. Untuk saat ini ada lowongan pekerjaan yang membutuhkan tenaga kerja sebanyak 120 orang, dan 5 orang sudah siap diberangkatkan ke Jepang yaitu 2 orang untuk Skill Pertanian sedangkan 3 orang lainnya untuk car driver atau kaigo,” pungkasnya.(im)

tampilkan lebih banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button