Warga Keluhkan Jalan Rusak Parah di Wilayah Besuki, Ini Tanggapan Dinas PUPR Tulungagung
Tulungagung, liputan11.com, – Kondisi Jalan rusak parah di wilayah Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung dikeluhkan warga. Banyaknya lubang di badan jalan dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan.
Kerusakan cukup parah terlihat di ruas jalan kabupaten yang melintasi Desa Besuki tepatnya sekitar 300 meter dari perempatan Koramil arah ke timur. Hingga kini, kondisi jalan di kawasan tersebut dipenuhi lubang dengan kedalaman bervariasi.
Suwito Adi Nugroho (61), warga sekitar dalam unggahannya video yang diterima redaksi menggambarkan kondisi jalan tersebut kerusakannya semakin memburuk selama musim penghujan. Menurutnya, jumlah lubang terus bertambah dan semakin dalam sehingga menyulitkan pengendara untuk menghindar.
“Gambarnya ini adalah Jalan Raya Timur Koramil Besuki tepatnya 300 meter ke arah timur jalan akses menuju ke Desa Besole, JLS, tempat wisata ke Pantai Gemah, Pantai Popoh, Midodaren atau bahkan jalan menuju ke Kabupaten Trenggalek sudah sangat parah luar biasa,” ungkap Adi Nugroho, Kamis (26/2/2026)
Ia berharap kepada Bupati Tulungagung untuk segera memprioritaskan perbaikan agar aktifitas warga lancar dan akses ke tempat wisata tidak terganggu.
“Kepada Bapak Bupati Tulungagung, Haji Gatot Sunu Mohon Pak, ini diprioritaskan betul Pak, Jalannya Pak luar biasa, setiap hari terjadi kecelakaan karena berebut jalan,” harap Adi Nugroho
Sementara itu Hasan (34), pengguna jalan, menuturkan saat hujan lubang kerap tidak terlihat jelas dari kejauhan sehingga membahayakan pengendara sepeda motor. Menurutnya, perbaikan yang dilakukan selama ini belum menyentuh akar persoalan karena hanya bersifat sementara.
“Yang ditambal itu-itu saja, tapi tidak bertahan lama. Bukannya mulus, malah terasa seperti banyak polisi tidur,” tuturnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Dinas PUPR Tulungagung melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga (BM) Sodig, membenarkan adanya kerusakan di ruas jalan di wilayah Kecamatan Besuki. Menurut Sodig, ruas jalan tersebut saat ini dalam proses perencanaan dan akan di bangun sekitar bulan Juni 2026.
“Jalan tersebut akan dibangun sekitar bulan Juni, hari ini masih proses perencanaan, untuk penanganan sementara akan dikerjakan UPT Campurdarat sebelum lebaran,” kata Sodig dikonfirmasi media ini.
Sodig menyebut, ruas jalan yang rusak parah akan di cor kurang lebih 600 meter kemudian sekitar 1400 meter di Hotmix. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat. (Nuha)



