Bupati Tulungagung Targetkan Perbaikan Jalan Rusak Selesai Sebelum Lebaran

TULUNGAGUNG.LIPUTAN11.COM- Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, MM didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung Robinson P. Nadeak, SH.,MH, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tulungagung Anang Prastistianto, ST., M.Si, serta Kepala Perangkat Daerah dan Stakeholder terkait meninjau langsung lokasi jalan rusak di bagian timur Kabupaten Tulungagung, Selasa (15/03/2022).

Dalam sidak kali ini bupati meninjau ruas jalan Desa Panjer Kecamatan Rejotangan, Ruas jalan Desa Balesono Kecamatan Ngunut, dan Ruas jalan Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol.

Bupati Tulungagung memerintahkan Dinas PUPR, dan Dinas Pemukiman Kawasan yang memiliki tanggung jawab kawasan ruas jalan untuk bersinergi serta bekerja sama segera membenahi infrastruktur saluran dan jalan guna melancarkan akses jalan bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga:  DPRD Tulungagung Menyetujui Rancangan KUA-PPAS 2023 dan Perubahan KUA-PPAS 2022 Serta Satu Ranperda

“Target perbaikan infrastruktur ruas jalan yang mengalami kerusakan sebelum lebaran diharapkan sudah rampung,” tegasnya.

Adapun ruas jalan rusak ada sekitar 18 titik yang tersebar di beberapa kecamatan di Tulungagung.

Menurut Maryoto, penyebab utama ruas jalan rusak salah satunya akibat dari angkutan muatan besar yang sering melewati jalan melebihi muatan standar/over tonase.

“Selain over tonase, penyebab lainnya yaitu Intensitas hujan yang cukup tinggi dan Sistem drainase yang tidak berfungsi atau tidak memiliki drainase yang memadai, sehingga menyebabkan genangan air dan mengakibatkan pengelupasan aspal,” papar Bupati.

Baca Juga:  Kejaksaan Negeri Tulungagung Jelaskan Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Desa Batangsaren, Berikut Tanggapan Ketua LSM AM2 Kahuripan

Lebih lanjut Bupati mengatakan, beberapa infrastruktur ruas jalan yang mengalami kerusakan, dari pihak Dinas PUPR sudah melakukan pemeliharaan dan perawatan dengan cara menambal setiap tahunnya.

“Namun demikian, beberapa kendala pada saat melakukan pemeliharaan maupun perbaikan jalan rusak disebabkan faktor cuaca. Saat dilakukan penambalan jalan lubang terjadi hujan cukup tinggi, sehingga terjadi genangan air dipermukaan, yang mengakibatkan jalan rusak kembali,” pungkasnya. (Nuha/hms)

tampilkan lebih banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button