Polres Bondowoso Bersama Basarna Melakukan Pencarian Korban Yang Tenggelam

Liputan11Bondowoso – Hingga hari kedua pencarian, seorang pria asal Madura yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Sampean Baru di Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso, belum berhasil ditemukan.

Tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Basarnas, serta relawan masih terus melakukan upaya pencarian secara intensif terhadap survivor bernama Adi Yanto (45), warga Desa Bungbungan, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep tersebut.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, pencarian dilakukan mulai dari titik yang diduga sebagai lokasi kejadian hingga Dam 2 dengan metode penyisiran di sepanjang pinggir sungai. Hal tersebut dilakukan mengingat kondisi arus sungai yang cukup deras.IMG 20260123 WA0191

“Pencarian kemarin dilakukan hingga pukul 17.00 WIB, namun dihentikan karena cuaca hujan. Hari ini pencarian kembali dilanjutkan dengan dukungan tim SAR dari Jember dan Banyuwangi,” kata AKBP Aryo saat dikonfirmasi, Jumat (23/1/2026).

Baca Juga:  Satuan Polisi Pamong Praja Kawal Kirab Pataka Kabupaten Tulungagung Tahun 2024 Kelilingi 19 Kecamatan

Ia menjelaskan, saat ini tim masih menunggu kedatangan tim Bosamba yang dinilai memahami karakter dan kondisi arus Sungai Sampean Baru. Kehadiran tim tersebut dibutuhkan sebagai pemandu atau Sweeper sebelum pencarian dilakukan menggunakan perahu.

IMG 20260123 WA0189

“Pertimbangan utama kami adalah arus sungai yang deras dan kontur batuan di sungai yang cukup berbahaya. Karena itu, kami menunggu tim Bosamba untuk memastikan teknis dan keamanan sebelum turun ke sungai,” ujarnya.

Sementara itu, sejak pagi hari tim gabungan bersama relawan, anggota TNI-Polri dari Polsek dan Koramil Taman Krocok telah melakukan penyisiran ulang di sepanjang bantaran sungai dengan berjalan kaki. Namun pencarian sementara dihentikan sambil menunggu hasil koordinasi lanjutan dengan tim SAR dan Bosamba.

AKBP Aryo menegaskan, upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Dalam proses pencarian tersebut, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat turut berperan aktif membantu tim gabungan. Keluarga korban yang merupakan warga asli setempat dinilai memahami titik-titik sungai yang sering dilalui warga, sehingga informasi yang diberikan sangat membantu proses pencarian.

Baca Juga:  Kapolres Situbondo Tekankan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Pengabdian dan Pelayanan Masyarakat

“Di sini kita saling bersinergi dan berkolaborasi. Tujuan kita satu, yakni membantu mengevakuasi korban dan berharap bisa segera ditemukan,” pungkasnya.(sup/rul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button