TransJatim Disiapkan Masuk Jombang, Dishub Sebut Masih Tahap Perencanaan.

Moda transportasi massal TransJatim di proyeksikan masuk Jombang, warga menati realisasi.

JOMBANG,Liputan11.com – Rencana pengoperasian layanan bus TransJatim di Kabupaten Jombang masih sebatas tahap perencanaan. Meski begitu, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang menegaskan siap mendukung penuh program transportasi massal tersebut apabila Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur segera mengambil keputusan resmi.

Kepala Dishub Kabupaten Jombang, Budi Winarno, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima surat resmi maupun keputusan detail mengenai jalur yang akan dilalui TransJatim. Namun, ia memastikan bahwa jajaran Dishub Jombang siap berkolaborasi dengan Pemprov Jatim untuk menyukseskan proyek tersebut.

“Belum ada keputusan final, karena saat ini masih dalam tahap perencanaan dari Dishub Provinsi. Rute yang sedang dibahas adalah Lespadangan–Jombang,” ujarnya saat ditemui wartawan, Jumat (29/8/2025).

Menurut Budi, konsep awal rute Lespadangan–Jombang akan dirancang melintasi kawasan industri di utara Sungai Brantas. Jalur ini dinilai sangat potensial karena bukan hanya menghubungkan dua wilayah penting, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas pekerja. Dengan adanya akses transportasi massal, masyarakat yang selama ini mengandalkan kendaraan pribadi diharapkan dapat beralih ke moda yang lebih aman, efisien, dan terjangkau.

“Jika nanti benar terealisasi melewati kawasan industri, tentu ini akan sangat strategis. Pekerja bisa terbantu, masyarakat punya pilihan transportasi publik, dan beban lalu lintas bisa berkurang,” tambahnya.

Lebih jauh, Budi menyebutkan, keberadaan TransJatim akan menjadi momentum bagi Jombang untuk memperkuat jaringan transportasi publik yang berkelanjutan. Tidak hanya memudahkan konektivitas dengan Mojokerto, ke depan juga diharapkan dapat terintegrasi dengan moda transportasi lain sehingga akses masyarakat lebih luas.

Dishub Jombang sendiri sudah menyiapkan langkah awal jika proyek ini mulai dijalankan, mulai dari pemetaan titik halte, rekayasa lalu lintas di jalan-jalan tertentu, hingga sosialisasi kepada masyarakat. “Kami siap mendukung penuh. Tinggal menunggu keputusan resmi dari Pemprov. Jika sudah ada arahan, langsung bisa kita tindaklanjuti,” tegas Budi.

Baca Juga:  Program TPS3R Disorot: Transparansi Dipertanyakan, Anggaran Ratusan Juta Dipertaruhkan

Rencana kehadiran TransJatim di Jombang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Selain menjadi solusi mengurangi kepadatan lalu lintas, program ini juga dianggap selaras dengan visi pemerintah dalam mendorong penggunaan transportasi ramah lingkungan serta mengurangi emisi kendaraan pribadi.

Dengan masuknya Jombang ke dalam jaringan TransJatim, diharapkan ke depan semakin banyak warga yang beralih ke transportasi publik. Hal ini bukan hanya soal kemudahan akses, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya baru bertransportasi yang lebih modern, nyaman, dan berkelanjutan di Jawa Timur.(lil)

tampilkan lebih banyak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button