Terpilih Kembali Nahkodai PPDI Besuki Periode 2026-2031, Suwono Beberkan Program Prioritasnya

Tulungagung, liputan11,- Musyawarah Kecamatan (Muscam) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) digelar di Balai Desa Tanggulwelahan Kecamatan Besuki, Tulungagung, Rabu (28/1/2026). Secara aklamasi, Suwono terpilih kembali untuk Nahkodai PPDI Besuki periode 2026-2031.
Usai Muscam, kepada media ini Suwono mengatakan rasa terimakasih kepada anggota PPDI Kecamatan Besuki yang telah memberi kepercayaan kepada dirinya untuk kedua kali. Selanjutnya Ia akan berkolaborasi dengan PPDI Kabupaten serta meningkatkan koordinasi dengan kordes – kordes Se-kecamatan untuk menguatkan organisasinya.
“Tentu saya akan meningkatkan atau merubah yang lebih baik terkait program program PPDI kedepan dan tentunya akan lebih mengena di desanya masing – masing,” terang Suwono.
Menurut Sekretaris Desa Tanggulkundung ini, ada beberapa program prioritas yang akan dijalankan mulai dari pengadaan parcel PPDI, jalan sehat atau sepeda sehat.
Kemudian melakukan peningkatkan kapasitas dan kemampuan anggotanya dalam menghadapi program desa digital.

“Menghadapi program desa digital, kami akan duduk bareng untuk saling mengisi dan memberi, kalau belum bisa nanti bagaimana harus bisa, agar nanti tidak ketinggalan,” ungkapnya
Ditempat sama, Ketua PPDI Kabupaten Tulungagung Abdul Fatah menyebut bahwa tugas perangkat desa selain melayani juga “momong” masyarakat yang tidak dibatasi oleh waktu.
Perangkat Desa sebagai bawahan kepala desa dan pelayan masyarakat harus menjaga hubungan harmonis.
“Harapan kami kepada teman – teman PPDI terus meningkatkan keseimbangan dan keharmonisan, sebagai bawahan kepala desa dan melayani masyarakat sebaik baiknya di kantor maupun di masyarakat,” tandasnya.
Sebagai nahkoda, Abdul Fatah punya tanggung jawab memperjuangkan anggotanya untuk mendapat penghasilan tetap (Siltap) minimal setara UMK.
Pihaknya melakukan komunikasi intensif dengan pemerintah kabupaten Tulungagung.
“Target kami perangkat desa mendapat gaji 2,5 juta walaupun itu dilakukan secara bertahap,” tegasnya
Sementara Camat Besuki Andi Adiweanto, SE, MM, berharap Muscam PPDI merupakan momen yang penting dalam menentukan arah dan kebijakan anggota perangkat desa ke depan.
“Mudah – mudahan Muscam menghasilkan keputusan yang bermanfaat utk kemajuan PPDI, kemajuan dan kemakmuran masyarakat Besuki,” harapnya.
Ia tidak menampik kemampuan masing masing perangkat desa tidak sama, maka dalam menghadapi desa digital pihaknya akan mengikuti arahan dari pemerintah daerah.
“Untuk meningkatkan kapasitas dan kemapuan perangkat desa menghadapi desa digital, pihaknya akan mengadakan pelatihan pelatihan sehingga nanti seluruh perangkat desa dalam menjalankan tugasnya melayani masyarakat bisa cepat tepat sesuai dengan harapan bangsa.” Pungkasnya.
Hadir dalam Muscam, Forkopimcam, Paguyuban Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Besuki dan perangkat desa se-Kecamatan Besuki. (Nuha)



