Warga Desa Puntukdoro Apresiasi Atas Dibangunnya TPS 3R

Magetan – LIPUTAN11. COM, Sampah adalah masalah utama yang harus diselesaikan mulai dari tingkat desa sampai pemerintahan pusat. Kebiasaan masyarakat dalam hal membuang sampah secara sembarangan, apabila tidak segera diatasi akan menjadi masalah besar bagi kesehatan.

Seperti halnya di desa Puntukdoro Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan. Dengan kepadatan penduduknya dan kebiasaan warga membuang sampah sembarangan (bahkan sungai) masalah sampah harus segera diatasi. Melihat hal tersebut Pemdes Puntukdoro membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk menyelesaikan masalah sampah.

Hal ini mendapat apresiasi dari warga salah satunya Jarwo. “Saya sangat senang dengan dibangunnya TPS 3R. Ini upaya bagus dalam pengelolaan sampah, sehingga masalah sampah bisa teratasi.” Ujar Jarwo.

Baca Juga:  Sumringah, 296 KPM di Desa Tanggulwelahan Terima Bansos Beras Dan Migor
1000384814
Kegiatan di dalam TPS 3R Desa Puntukdoro Desa Plaosan, Magetan. Foto ist

“Dulu sungai di desa kami sering kali digunakan untuk membuang sampah. Sehingga membuat sungai menjadi kotor.Selain di sungai,ada juga warga yang membuang sampah di tegal(kebun),bahkan di jaringan irigasi pertanian.Yang mana jaringan irigasi ini adalah nadi penting untuk penghidupan warga puntukdoro yang mayoritas petani.Tetapi dengan dibangunnya Tempat Pengelolaan Sampah, sekarang sungai menjadi bersih karena warga tidak membuang sampah di sungai.Bahkan jaringan irigasi juga sudah bersih,kebun kebun warga juga sudah jauh dari sampah ” Tambah Jarwo yang sekaligus sebagai ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Baca Juga:  Warga Desa Gandong Gelar Syukuran Panen Padi, "Purak Berkat" Puluhan Ambeng

“Tempat Pengelolaan Sampah kami masih sederhana mas. Kami masih perlu binaan dari dinas terkait dalam hal pengelolaan sampah.” Pungkas Jarwo.

Di lain tempat salah satu warga, Samiren menuturkan “Dulu kami kebingungan membuang sampah, bahkan kami terkadang membuang sampah di sungai,tegalan,jaringan irigasi juga. Tetapi dengan dibangunnya TPS 3R, kami merasa senang. Sampah tinggal diletakkan didepan rumah sudah diambil oleh petugas pengelola sampah desa.” Ucap syukur Samiren. “Sungai di desa kami sekarang bersih bebas dari sampah.” Tambahnya.(HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Back to top button